Kuala Lumpur, Malaysia – Tiga mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Informatika (DTEDI), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), berkesempatan mengikuti Semicon Southeast Asia (SEA) Zoomers Bootcamp 2026 yang diselenggarakan pada 4–7 Mei 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia. Kegiatan ini merupakan ajang internasional yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara, seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, Australia, dan Indonesia, untuk memperdalam wawasan serta keterampilan di bidang industri semikonduktor.
Semicon Southeast Asia Zoomers Bootcamp 2026 dirancang sebagai program intensif yang menggabungkan pelatihan, diskusi, studi kasus, dan kunjungan industri. Melalui program ini, peserta memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai perkembangan teknologi semikonduktor, tantangan industri, serta peluang karier di sektor yang saat ini menjadi salah satu pilar utama transformasi digital global.
Selama bootcamp, para peserta dibimbing langsung oleh mentor profesional dari sejumlah perusahaan semikonduktor ternama dunia, antara lain GlobalFoundries, Micron Technology, Tokyo Electron Limited (TEL), Melexis, SilTerra, SSMC, serta institusi riset terkemuka di kawasan Asia Tenggara. Para mentor memberikan berbagai statement challenge yang merefleksikan permasalahan nyata di industri, sehingga peserta ditantang untuk merancang solusi inovatif berdasarkan pendekatan teknis, analitis, dan kolaboratif.
Kegiatan mentoring berlangsung secara interaktif. Mahasiswa tidak hanya berdiskusi mengenai aspek teknis dan bisnis industri semikonduktor, tetapi juga memperoleh wawasan tentang tren teknologi masa depan, seperti kecerdasan buatan, kendaraan listrik, Internet of Things (IoT), dan sistem elektronik cerdas yang sangat bergantung pada kemajuan teknologi chip.
Selain sesi pelatihan, peserta juga mengikuti site visit ke sejumlah institusi dan perusahaan strategis di Malaysia, termasuk onsemi dan MIMOS Berhad, lembaga riset nasional Malaysia yang berfokus pada pengembangan teknologi mikroelektronika dan semikonduktor. Dalam kunjungan ini, peserta mempelajari secara langsung proses penelitian, desain, pengujian, hingga manufaktur semikonduktor sebelum menjadi produk yang siap digunakan di berbagai perangkat elektronik modern.
Kunjungan industri tersebut memberikan pengalaman yang sangat berharga karena peserta dapat melihat secara langsung implementasi teknologi yang selama ini dipelajari secara teoritis di bangku kuliah. Mahasiswa juga memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai standar industri, sistem otomasi, kontrol kualitas, serta tantangan global dalam rantai pasok semikonduktor.
Pada hari terakhir kegiatan, seluruh peserta mempresentasikan hasil diskusi dan solusi yang telah dikembangkan dalam bentuk poster exhibition di Malaysia International Trade and Exhibition Centre (MITEC), Kuala Lumpur. Presentasi dilakukan di hadapan juri dan perwakilan dari perusahaan-perusahaan mitra, yang memberikan masukan sekaligus penilaian terhadap inovasi dan pendekatan yang ditawarkan oleh masing-masing tim.
Partisipasi mahasiswa DTEDI SV UGM dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen departemen dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa di tingkat internasional. Selain memperluas jejaring global, kegiatan ini juga meningkatkan kemampuan komunikasi, critical thinking, problem solving, dan kerja sama lintas budaya.
Keikutsertaan dalam Semicon Southeast Asia Zoomers Bootcamp 2026 diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa DTEDI lainnya untuk terus mengembangkan diri, memperluas wawasan global, dan berkontribusi dalam pengembangan industri teknologi tinggi, khususnya di bidang semikonduktor yang memiliki peran strategis dalam kemajuan teknologi dunia.

SDGs Terkait
Kegiatan ini mendukung beberapa tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain:
SDG 4 – Quality Education (Pendidikan Berkualitas): melalui peningkatan kompetensi mahasiswa melalui pelatihan internasional dan pembelajaran berbasis industri.
SDG 9 – Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur): melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi semikonduktor.
SDG 17 – Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, industri global, dan lembaga riset internasional.