Yogyakarta – Tim dari Sekolah Vokasi yang berisi civitas dari tiga departemen yakni DTEDI, DTK, dan DTS menyelenggarakan Seminar Internasional yang bertajuk “Weather, Climate, and Digital Technology : From Data to Intelligent Solutions”. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Gedung Teaching Industry and learning Center (TILC) Sekolah Vokasi UGM dan diikuti oleh 200 lebih mahasiswa, dosen, dan pejabat Sekolah Vokasi UGM, termasuk Dekan Sekolah Vokasi.
Dalam sambutannya, Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM., ASEAN Eng. Selaku Dekan Sekolah Vokasi menyampaikan apresiasinya terhadap Kerjasama antar Departemen di lingkungan Sekolah Vokasi sehingga terlaksananya kegiatan seminar bertaraf internasional ini. Beliau juga menyampaikan terima kasih atas kesediaan narasumber yakni Chihito Kusabiraki dan Hirokazu Koro memberikan ilmu bagi civitas akademik Sekolah Vokasi UGM.
Chihito Kusabiraki memberikan presentasi dengan materi berupa pengenalan Perusahaan yang pernah dipimpinnya, yakni weathernews.Inc. Perusahaan ini merupakan Perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang penyedia data cuaca, termasuk didalamnya menyediakan layanan prakiraan cuaca yang detail di suatu wilayah. Weathernews pernah melayani 10.000 rute pelayaran agar perjalanan kapal dapat dilalui dengan cepat namun tidak membahayakan penumpang ataupun barang yang dibawa.
Beliau juga menyampaikan bahwa saat ini mulai merintis Perusahaan di Indonesia yang bergerak di bidang yang serupa, yakni layanan data cuaca. Mereka juga berusaha untuk menggandeng BMKG selaku regulator supaya bisa memperoleh data yang valid dan dapat memberikan analisis yang sesuai dengan kondisi di Indonesia.
Sedangkan Hirokazu Koro menyampaikan perusahaannya mengadakan lomba analisis data cuaca berdasarkan data yang diambil di Indonesia. Beliau menyediakan paket alat untuk mengambil data cuaca untuk kemudian diolah dan melaporkan hasil analisis terkait manfaatnya terhadap suatu masalah. Semisal keterkaitan kenaikan suhu udara terhadap banyaknya titik panas yang terbentuk, sehingga bisa mencegah bencana yang lebih besar.
Lomba ini bersifat internasional, dan tim pemenang akan diundang ke Jepang dan diberikan piagam serta uang sebagai hadiah.
Seminar ini mencakup beberapa tujuan SDGs, yakni SDG 4 : Pendidikan yang Berkualitas, SDG 13 : Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 17 : Kemitraan untuk Tujuan.
