Kulon Progo – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Departemen Teknik Elektro dan Informatika (DTEDI), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) memulai program pengembangan dan pendampingan Sistem Informasi Keuangan (SIK) BUMDes di BUMDes Binangun Mitra Agung, Kalurahan Kaliagung, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo. Program ini merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Vokasi UGM Tahun 2026 yang berfokus pada penguatan tata kelola keuangan desa melalui pemanfaatan teknologi informasi.
Program pengabdian tersebut dipimpin oleh Dr. Irkham Huda, S.Kom., M.Cs. bersama dosen dan mahasiswa Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak Sekolah Vokasi UGM. Pada kunjungan awal yang dilaksanakan pada Senin, 3 Agustus 2026, tim melakukan diskusi bersama pengelola BUMDes untuk mengidentifikasi kebutuhan sistem, memahami proses pengelolaan keuangan yang telah berjalan, serta menyusun tahapan implementasi yang sesuai dengan kondisi operasional mitra.
BUMDes Binangun Mitra Agung memiliki perjalanan panjang dalam pengelolaan usaha, mulai dari lembaga keuangan lokal pada tahun 2007, bertransformasi menjadi BUMDes pada tahun 2016, hingga resmi berbadan hukum sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021. Saat ini, BUMDes mengelola penyertaan modal desa sekitar Rp50 juta setiap tahun serta dana simpanan masyarakat yang mencapai sekitar Rp5 miliar. Besarnya dana yang dikelola menjadikan akurasi, transparansi, dan keamanan pencatatan keuangan sebagai kebutuhan penting dalam mendukung tata kelola organisasi yang profesional.
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, BUMDes Binangun Mitra Agung mengelola empat unit usaha, yaitu unit jasa keuangan dan simpan pinjam, unit perdagangan, unit jasa perantara dan keagenan, serta unit ketahanan pangan berbasis peternakan kambing. Masing-masing unit memiliki karakteristik transaksi yang berbeda sehingga membutuhkan sistem keuangan yang mampu mendukung pembukuan secara terpisah sekaligus menghasilkan laporan keuangan yang terintegrasi.
Berdasarkan hasil diskusi dan identifikasi kebutuhan bersama mitra, tim pengabdian menemukan sejumlah kendala dalam penggunaan aplikasi yang sebelumnya pernah diterapkan. Kendala tersebut antara lain struktur akun yang belum fleksibel, format laporan keuangan yang belum sesuai dengan kebutuhan BUMDes, belum tersedianya fitur perhitungan bunga simpanan berdasarkan saldo terendah, serta belum optimalnya pelatihan dan pendampingan penggunaan sistem. Kondisi tersebut menyebabkan pengelola kembali menggunakan pencatatan manual berbasis Microsoft Excel.
Menjawab kebutuhan tersebut, Tim Pengabdian UGM mengembangkan Sistem Informasi Keuangan BUMDes berbasis web yang dirancang agar lebih adaptif terhadap kebutuhan operasional mitra. Sistem ini memungkinkan penyesuaian Chart of Accounts, pengembangan mesin perhitungan bunga otomatis, integrasi pembukuan antarunit usaha, serta penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan pengelolaan BUMDes.
Selain pengembangan sistem, program ini juga menitikberatkan pada pelatihan dan pendampingan bagi pengelola BUMDes. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam mengoperasikan sistem secara mandiri serta memastikan teknologi yang dikembangkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Tahapan pelaksanaan program meliputi pengumpulan data transaksi, analisis dan penyesuaian sistem berdasarkan kebutuhan operasional BUMDes, pengembangan dan uji coba sistem, pelaksanaan pelatihan pengguna, hingga pendampingan implementasi. Pelaksanaan pelatihan akan disesuaikan dengan jam operasional BUMDes agar tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Melalui program ini, pemanfaatan teknologi informasi diharapkan dapat mendukung pengelolaan keuangan BUMDes yang lebih terstruktur, transparan, akuntabel, dan efisien. Digitalisasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan dan mendukung pengembangan ekonomi masyarakat Kalurahan Kaliagung.
Keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs)
Program pengembangan dan pendampingan Sistem Informasi Keuangan BUMDes ini memiliki keterkaitan dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu:
- SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Melalui peningkatan kapasitas pengelola BUMDes dan penguatan tata kelola usaha berbasis teknologi informasi, program ini diharapkan dapat mendukung pengelolaan kegiatan ekonomi desa secara lebih efektif serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. - SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur
Pengembangan Sistem Informasi Keuangan berbasis web menjadi bentuk penerapan inovasi teknologi informasi untuk mendukung digitalisasi tata kelola BUMDes dan membangun infrastruktur digital yang sesuai dengan kebutuhan pengelolaan usaha desa. - SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh
Sistem informasi yang mendukung pencatatan keuangan secara lebih terstruktur, transparan, dan akuntabel dapat berkontribusi terhadap penguatan tata kelola kelembagaan BUMDes.
Melalui kolaborasi antara DTEDI Sekolah Vokasi UGM dan BUMDes Binangun Mitra Agung, program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan solusi teknologi, tetapi juga memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan tata kelola kelembagaan. Dengan demikian, inovasi yang dikembangkan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi BUMDes maupun masyarakat Kalurahan Kaliagung.

(Oleh: tim humas DTEDI)