Yogyakarta – Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (TRIK), Departemen Teknik Elektro dan Informatika (DTEDI), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM), bersama PT Miconos Yogyakarta dan PT Khal Teknika Mardliya Bandung, melakukan kunjungan ke Politeknik Manufaktur Bandung (POLMAN) untuk menjajaki peluang kolaborasi dalam bidang riset, pengembangan teknologi, dan pendidikan vokasi.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya TRIK DTEDI SV UGM dalam memperluas jejaring kemitraan antara perguruan tinggi, institusi pendidikan vokasi, dan dunia industri. Kolaborasi ini diarahkan pada pengembangan teknologi terapan yang relevan dengan kebutuhan industri sekaligus mendukung penguatan kompetensi mahasiswa dan sivitas akademika.
Dalam kunjungan tersebut, tim Tissue Processor dari Program Studi TRIK bersama mitra industri berdiskusi mengenai berbagai peluang pengembangan riset dan teknologi. Pembahasan mencakup potensi pengembangan produk dan inovasi berbasis kebutuhan industri serta peluang kolaborasi yang dapat mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengembangan teknologi terapan.
Keterlibatan mitra industri dalam pengembangan riset vokasi diharapkan dapat memperkuat keterkaitan antara pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata di lapangan. Melalui sinergi tersebut, mahasiswa dan dosen dapat memperoleh ruang yang lebih luas untuk mengembangkan solusi teknologi yang aplikatif, sementara mitra industri memperoleh kesempatan untuk berkolaborasi dalam menghasilkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan dan tantangan industri.
Kolaborasi ini juga sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Penguatan pendidikan vokasi dan keterhubungan pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja berkontribusi pada SDG 4: Pendidikan Bermutu. Sementara itu, pengembangan riset terapan dan inovasi teknologi mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta berpotensi mendorong peningkatan produktivitas dan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja sebagaimana tercermin dalam SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Lebih lanjut, kemitraan antara perguruan tinggi, institusi vokasi, dan dunia industri menjadi bagian penting dalam mewujudkan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui kolaborasi lintas sektor, pengembangan pengetahuan dan teknologi tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan dunia industri.
Melalui kunjungan dan penjajakan kerja sama tersebut, TRIK DTEDI SV UGM bersama mitra berharap dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan riset terapan, inovasi teknologi, pembelajaran berbasis industri, serta penguatan pendidikan vokasi. Sinergi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan dunia industri diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi yang aplikatif, relevan, dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan teknologi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Oleh : Retna Dewati