Departemen Teknik Elektro dan Informatika (DTEDI) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan diskusi bersama University of Technology Sydney (UTS), Australia pada Rabu, 21 Januari 2026, bertempat di Ruang Meeting Dekanat Lantai 3, Gedung Teaching Industry Learning Center (TILC).
Kegiatan ini membahas peluang kerja sama program doktor (PhD) bagi dosen bergelar magister serta research fellowship, sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia dan peningkatan kualitas riset di lingkungan pendidikan vokasi. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan Sekolah Vokasi UGM, Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM., ASEAN Eng., sebagai bentuk dukungan pimpinan terhadap pengembangan kolaborasi internasional.
Dari pihak DTEDI Sekolah Vokasi UGM, kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Ir. Yuris Mulya Saputra, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM., SMIEEE. Kehadiran pimpinan departemen menegaskan komitmen DTEDI dalam mendorong peningkatan kualitas dosen melalui pendidikan lanjut dan keterlibatan aktif dalam jejaring riset global.
Delegasi dari University of Technology Sydney (UTS), Australia yang hadir dalam kegiatan ini terdiri atas Prof. Peta Wyeth, Dean of Faculty of Engineering & Information Technology, serta Prof. Eryk Dutkiewicz, Associate Dean (International), Faculty of Engineering & Information Technology. Diskusi berlangsung secara konstruktif dengan pertukaran pandangan mengenai skema studi lanjut doktoral, peluang kolaborasi riset, serta mekanisme program research fellowship.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis DTEDI Sekolah Vokasi UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi pendidik, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan riset dan inovasi terapan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui pengembangan kerja sama internasional yang berkelanjutan.
Melalui diskusi ini, DTEDI Sekolah Vokasi UGM berharap dapat menindaklanjuti peluang kerja sama yang telah dibahas guna memperkuat internasionalisasi pendidikan vokasi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing global.
