Seiring makin banyaknya stasiun pengisian kendaraan listrik dan panel surya yang tersambung ke jaringan, para perencana jaringan distribusi dihadapkan pada pertanyaan yang sangat praktis: di titik mana keduanya sebaiknya dipasang agar tegangan yang sampai ke pelanggan tetap terjaga? Pertanyaan itulah yang dikaji tim peneliti Departemen Teknik Elektro dan Informatika (DTEDI) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada sepanjang April hingga Oktober 2026. Hasilnya, tim menyarankan agar Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) ditempatkan dekat gardu induk, sedangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dipasang di bagian ujung penyulang.
Yogyakarta – Drone yang mampu lepas landas tegak sekaligus terbang jelajah seperti pesawat (VTOL) berpotensi dipakai untuk mengirim logistik ke daerah terpencil, memantau bencana dan memetakan wilayah tanpa landasan pacu. Tantangannya ada pada sistem kendali, karena perilaku drone berubah drastis antara terbang melayang, fase transisi dan terbang jelajah.
Tim peneliti Sekolah Vokasi UGM, FMIPA UGM dan BRIN sedang mengembangkan pendekatan baru untuk masalah ini, yaitu penjadwalan bobot adaptif dua lapis.
*SLEMAN* – Tim akademik yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan (tendik), dan mahasiswa DTEDI SV UGM sukses melaksanakan kegiatan observasi dan kunjungan lapangan ke peternakan ayam broiler, Sulasto Farm, yang berlokasi di Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Dr. Imam Fahrurrozi, S.T., M.Cs. selaku dosen pembimbing, serta didampingi oleh tenaga kependidikan Dwi Estu, S.T. Kegiatan ini juga melibatkan partisipasi aktif dari tiga mahasiswa DTEDI, yaitu Daffa Nopran, Muhammad Ilham, dan Javian. Tujuan utama dari agenda ini adalah untuk menjembatani teori akademik dengan praktik nyata di industri peternakan, sekaligus mencari potensi inovasi teknologi yang bisa diterapkan.
Penelitian mahasiswa Prodi Teknologi Rekayasa Internet angkatan 22, Yusuf Ridho Bela Setiyadi, bersama dosen Ir. Unan Yusmaniar Oktiawati, S.T., M.Sc., Ph.D., IPU, mengembangkan sistem Internet of Things (IoT) untuk memantau suhu dan kelembapan obat selama proses pengiriman. Sistem memakai mikrokontroler ESP32 dan sensor DHT22 yang ditempatkan di dalam kotak es (ice box), lalu mengirim data setiap 15 detik ke cloud dan menampilkannya pada dashboard berbasis web yang dapat dipantau oleh perusahaan dan mitra terkait.
Yogyakarta — Pengembangan bahan baku energi alternatif membutuhkan metode karakterisasi yang mampu memberikan informasi mengenai sifat material secara terukur. Salah satu pendekatan yang dapat dieksplorasi adalah pengukuran impedansi listrik menggunakan Electrochemical Impedance Spectroscopy (EIS). Pendekatan ini menjadi bagian dari penelitian Prima Asmara Sejati, Ph.D., Dosen Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), mengenai pengembangan sistem EIS berbasis Real-Time Operating System (RTOS) untuk investigasi mikroalga sebagai bahan baku potensial biofuel.
Keselamatan menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan drone penumpang sebagai bagian dari teknologi transportasi udara masa depan. Untuk mendukung upaya tersebut, penelitian sistem kendali toleran kesalahan atau fault-tolerant control dilakukan menggunakan quadcopter sebagai model skala kecil. Penelitian ini berfokus pada kemampuan sistem kendali merespons gangguan pada motor selama penerbangan.
Quadcopter memiliki empat motor yang bekerja bersama untuk menghasilkan gaya angkat dan mengatur arah gerak. Apabila salah satu motor mengalami kegagalan, keseimbangan gaya dan momen pada wahana akan berubah. Kondisi tersebut dapat menyebabkan quadcopter kehilangan kestabilan dan sulit dikendalikan.
Yogyakarta — Keandalan sistem pengukuran menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan teknologi sensor cerdas, khususnya untuk aplikasi identifikasi dan pengujian karakteristik produk pangan. Kondisi lingkungan, seperti suhu dan kelembapan, dapat memengaruhi respons sensor gas sehingga perlu diperhatikan agar informasi yang dihasilkan dapat dianalisis secara konsisten.
Menjawab tantangan tersebut, Budi Sumanto, dosen Program Studi Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (TRIK), Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), bersama tim peneliti mengkaji pendekatan pengolahan sinyal untuk mempertimbangkan pengaruh suhu dan kelembapan pada sistem electronic nose (e-nose) berbasis kecerdasan buatan.
YOGYAKARTA — Tim dosen dan mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Informatika Sekolah Vokasi UGM menguji kendali PID digital pada boost converter berbasis STM32G431 di Laboratorium Elektronika DTEDI. Kegiatan ini merupakan bagian dari riset Damas SV UGM 2026 untuk pengembangan catu daya mesin tissue processor.
Riset dipimpin Ir. Hidayat Nur Isnianto, S.T., M.Eng., bersama Ir. Jans Hendry, S.T., M.Eng., Dr. Budi Sumanto, S.Si., M.Eng., dan Dr. Fitri Puspasari, S.Si., M.Sc. Penelitian melibatkan empat mahasiswa: Sandrina Qeysa Az Zahra, Fernanda Riza Bagus Pratama, Khurin Zakiyyah, dan Dafigo Akbar Rahmatullah, yang terlibat dalam perakitan, pemrograman, serta pengamatan sinyal pengujian dan mitra industri PT Miconos Yogyakarta.
Yogyakarta – Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) mendorong kebutuhan sistem komunikasi yang mampu mengirimkan informasi secara andal, khususnya pada wilayah dengan keterbatasan infrastruktur jaringan. Salah satu teknologi yang berpotensi mendukung kebutuhan tersebut adalah Long Range (LoRa), yang dikenal memiliki jangkauan komunikasi relatif luas dengan konsumsi daya rendah.
Menjawab tantangan tersebut, tim peneliti TRIK DTEDI SV UGM bersama TIM Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan kajian mengenai karakteristik dan keandalan komunikasi multimedia berbasis LoRa untuk mendukung pengembangan sistem pemantauan lapangan. Penelitian ini melibatkan Galih Setyawan, Salsabila Humaira, Imroatul Hudati, Trias Prima Satya, Muhammad Rifqi Al Fauzan, Budi Sumanto, dan Muhammad Arrofiq dari Sekolah Vokasi UGM, serta Irawan Sukma dari Pusat Riset Teknologi Pengujian dan Standar BRIN.