Yogyakarta – Pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam sektor pertanian terus berkembang guna mendukung proses pengendalian mutu hasil panen yang lebih cepat dan efisien. Melalui penelitian terkini, telah dikembangkan sistem berbasis deep learning yang mampu mengestimasi kadar air cabai rawit secara non-destruktif hanya dengan memanfaatkan citra digital RGB.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan metode pengukuran kadar air yang lebih praktis dibandingkan metode konvensional yang masih mengandalkan pengujian laboratorium. Pendekatan berbasis citra digital menawarkan solusi yang lebih cepat, tidak merusak sampel, serta berpotensi diterapkan secara langsung di lapangan untuk mendukung pengambilan keputusan dalam penanganan pascapanen.